Sidrap, Diskresi.com – Penantian panjang yang penuh kesabaran dan pengabdian akhirnya berbuah manis. Setelah 18 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer, Edwin Kurniawan, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun 2025.
Edwin dilantik langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, dalam upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Gabungan SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, pada Senin (15/12/2025). Momen tersebut menjadi hari yang tak terlupakan bagi Edwin, yang selama ini setia mengabdi tanpa banyak sorotan.
Pria yang akrab disapa Sang Prabu ini memulai pengabdiannya di Satpol PP Sidrap sejak tahun 2007. Selama hampir dua dekade, ia berdiri di garis depan penegakan peraturan daerah, pengamanan kegiatan pemerintah, serta menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat.
Di balik seragam yang dikenakannya, tersimpan kisah perjuangan panjang. Bertahun-tahun menjalani tugas dengan status honorer, Edwin tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan loyalitas, meski harus menghadapi berbagai keterbatasan dan ketidakpastian.
Saat namanya resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu, rasa haru tak terbendung. Mata berkaca-kaca dan senyum syukur terukir di wajahnya. Bagi Edwin, pengangkatan ini bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan penghargaan atas pengabdian tulus yang telah ia berikan selama bertahun-tahun.
“Selama ini saya bekerja dengan niat mengabdi dan melayani masyarakat. Alhamdulillah, hari ini doa-doa saya dijawab. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja lebih baik,” ungkap Edwin penuh rasa syukur.
Kisah Edwin Kurniawan menjadi potret nyata perjuangan panjang tenaga honorer, khususnya di lingkungan Satpol PP Sidrap, yang tetap setia menjalankan tugas demi pelayanan publik.
Pengangkatannya sebagai PPPK Paruh Waktu diharapkan menjadi cahaya harapan dan motivasi bagi para honorer lainnya bahwa ketulusan, kesabaran, dan ketekunan pada akhirnya akan mendapatkan pengakuan.
Pemerintah Kabupaten Sidrap pun terus menegaskan komitmennya untuk memperhatikan kesejahteraan tenaga honorer yang telah lama mengabdi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan aparatur yang profesional, humanis, dan berdedikasi tinggi.
