Sidrap, Diskresi.com– Tim Bharaduta Soccer Sidrap kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, mereka berhasil meraih posisi runner up pada ajang Piala Menpora Apsumsi III Regional Makassar D yang digelar di Lapangan M. Djunaid Hamzah, Desa Polewali, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Selasa (23/9/2025).
Turnamen bergengsi tingkat regional ini menghadirkan atmosfer luar biasa. Puluhan tim dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan—mulai dari Parepare, Pinrang, Soppeng, hingga Sidrap sebagai tuan rumah—turut ambil bagian.
Pada kategori U-12, Bharaduta Soccer Sidrap tampil konsisten sejak fase penyisihan hingga partai puncak. Namun di laga final, mereka harus mengakui keunggulan Merpati Pinrang yang tampil solid hingga memastikan gelar juara. Meski demikian, semangat juang para pemain muda Sidrap menuai apresiasi banyak pihak.
“Alhamdulillah anak-anak sudah berjuang maksimal. Hasil runner up ini adalah modal berharga untuk terus berkembang ke depan,” ujar salah seorang official Bharaduta Soccer Sidrap.
Pekan lalu, Sidrap yang biasanya dikenal sebagai lumbung padi Sulawesi Selatan, mendadak jadi pusat perhatian sepak bola usia dini. Lapangan M. Djunaid Hamzah yang biasanya jadi tempat anak-anak berlatih sore, berubah wajah menjadi arena megah layaknya “stadion mini modern”. Pertandingan berlangsung dari pagi hingga malam, disaksikan ribuan pasang mata dengan sorak-sorai yang menggema hingga pematang sawah.
Kesuksesan turnamen ini tak lepas dari dukungan penuh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif serta Kepala Desa Abdillah Yasin, yang sama-sama mencintai sepak bola. Mereka memastikan lapangan terbaik tersedia untuk anak-anak Sidrap. Seakan menunjukkan, di Sidrap, sawah dan lapangan sepak bola sama pentingnya.
Sepak bola anak-anak memang selalu punya cerita. Dari kaki-kaki mungil yang berlari mengejar bola, lahirlah semangat tanpa batas. Bharaduta Soccer Sidrap sudah membuktikan, mereka punya masa depan cerah yang bisa membuat Sidrap semakin dikenal, bukan hanya karena padi, tapi juga karena sepak bolanya.
