Sidrap, Diskresi.com — Persatuan Bulutangkis Ikatan Olahraga Forum (PB IOF) kembali menggelar agenda rutinnya melalui Kompetisi Internal PB IOF Sesi II yang dirangkaikan dengan pemilihan Ketua PB IOF periode 2026. Kegiatan ini berlangsung Kamis, 1 Desember 2025, di Gedung Masyarakat Sidenreng Rappang, dan menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan silaturahmi antaranggota.
Turnamen internal tersebut mempertandingkan dua sektor utama, yakni ganda putra dan ganda putri, dengan masing-masing sektor diikuti oleh delapan pasangan. Sejak fase penyisihan hingga partai puncak, pertandingan berlangsung kompetitif dan atraktif, menampilkan reli-reli panjang, variasi pukulan, serta kerja sama antarpemain yang mencerminkan pembinaan teknik dan mental bertanding yang matang.
Di sektor ganda putra, pasangan Rahul/dr. Puput, Sp.B tampil solid dan berhasil meraih juara pertama. Pasangan Fathul/Wawan harus puas di posisi runner-up, sementara peringkat ketiga bersama diraih oleh Om Buzz/A. Sinrang serta Om Allu/H. Tang.
Sementara itu, pada sektor ganda putri, pasangan Hj. Ida/Nury keluar sebagai juara pertama setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Jenar/Hj. Rosita menempati posisi kedua, sedangkan peringkat ketiga bersama ditempati oleh pasangan Hj. A. Anti/Cenna dan Hj. Tika/Hj. Lilis.
Tak hanya berfokus pada kompetisi, agenda tahunan ini juga menjadi forum strategis organisasi. Melalui proses musyawarah mufakat yang berlangsung demokratis dan kondusif, Muhammad Arfah, SH, M.Kn resmi terpilih sebagai Ketua PB IOF periode 2026. Ia akan didampingi Bustam Sairing sebagai sekretaris dan Hj. Lilis Sinrang sebagai bendahara, guna memperkuat struktur manajerial dan tata kelola organisasi.
Ketua panitia pelaksana, Didi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi internal, tetapi juga sebagai sarana evaluasi pembinaan, penguatan soliditas organisasi, serta penjaringan potensi atlet internal yang dapat dikembangkan ke level lebih tinggi.
Dengan digelarnya kompetisi internal dan pemilihan pengurus baru dalam satu rangkaian kegiatan, PB IOF menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan organisasi, meningkatkan prestasi olahraga, serta memperkuat peran komunitas bulutangkis sebagai ruang interaksi sosial yang sehat dan produktif.
Gedung Masyarakat Sidrap pun menjadi saksi bahwa olahraga tidak semata tentang kemenangan, melainkan juga tentang sportivitas, kebersamaan, dan regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan.(*)
